Sabtu, 05 Januari 2013

Penulisan Daftar Pustaka


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Definisi daftar pustaka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku dan disusun berderet dari atas ke bawah.
Salah satu fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin meneruskan kajian atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang bersangkutan. Fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memeberikan apresiasi atau pengarahan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap hasil karyanya yang turut menyumbang peranan dalam penulisan karya tulis yang kita tulis. Dan fungsi lain dari daftar pustaka yang tak kalah penting adalah menjaga profesionalitas kita (jika kita sebagai seorang penulis karya tulis) terhadap tulisan yang kita buat.
Tentu saja penyusunan sebuah daftar pustaka harus mengedepankan asas kemudahan. Oleh karena itu, diterbitkanlah sebuah format/cara penulisan daftar pustaka dalam makalah ini.

B.   Rumusan Masalah      
1.      Apa pengertian Daftar Pustaka ?
2.      Apa fungsi Daftar Pustaka ?
3.      Apa unsur-unsur Daftar Pustaka ?
4.      Apa saja macam-macam Daftar  Pustaka ?
5.      Bagaimana aturan dalam menulis Daftar Pustaka ?
6.      Bagaimana bentuk dan penulisan Daftar Pustaka?





C.    Tujuan
1.      Menjelaskan pengertian daftar pustaka.
2.      Mengetahui bentuk-bentuk daftar pustaka.
3.      Mengetahui bagaimana cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar.























BAB II
PEMBAHASAN

A.   Pengertian
Daftar pustaka (Bibliografi) adalah daftar bahan bacaan yang digunakan sebagai sumber dalam penulisan karya ilmiah/laporan penelitian. Daftar pustaka juga dapat dikatakan adalah daftar bacaan yang disarankan untuk dibaca dan tidak diacu dalam tulisan, baik dalam tesis/disertasi/laporan, tetapi sekedar untuk memperluas wawasan bagi mereka yang ingin mengetahuinya lebih lanjut. Daftar Pustaka tidak disarankan dalam penulisan laporan penelitian, skripsi, tesis dan disertasi. Maksudnya tentu agar penelitian, skripsi, tesis dan disertasi memanfaatkan sumber informasi yang telah ada atau penelitian yang telah dilakukan orang lain untuk dikembangkan sebagai inspirasi penelitian baru atau membangun suatu informasi baru.

Sumber bacaan dapat bersumber dari :
1.     Karya yang dipublikasikan
           Buku-buku, majalah/bulletin, dan surat kabar.
2.     Karya yang belum/tidak dipublikasikan :
-         Disertasi
-         Tesis
-         Skripsi
-         Paper
-         Makalah
-         Diktat perkuliahan

B.   Fungsi Daftar Pustaka
Fungsi sebuah daftar pustaka hendaknya secara tegas dibedakan dari fungsi sebuah catatan kaki. Referensi pada catatan kaki dipergunakan untuk menunjuk kepada sumber dan pernyataan atau ucapan yang dipergunakan dalam teks. Sebab itu referensi itu harus menunjuk dengan  tepat tempat. Dimana pembaca dapat menemukan pernyataan atau ucapan itu. Dalam hal ini selain pengarang, judul buku dan sebagainya harus dicantumkan pula nomor halaman dimana pernyataan atau ucapan itu bisa dibaca. Sebaliknya, sebuah daftar pustaka memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, harian itu secara keseluruhan.
Fungsi daftar pustaka adalah sebagai pelengkap dalam sebuah catatan kaki. Dalam daftar pustaka kita dapat mengetahui keterangan-keterangan yang lengkap mengenai buku atau majalah itu.

C.   Unsur-unsur Daftar Pustaka
1.      Nama pengarang
2.      Judul buku
3.      Data publikasi :
-         Tahun penerbitan
-         Kota penerbitan
-         Nama penerbit
4.      Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.

D.   Macam-macam Daftar Pustaka
1.      Buku-buku dasar adalah buku yang dipergunakan sebagai bahan orientasi umum mengenai pokok yang digarap itu.
2.      Buku-buku khusus adalah yaitu buku yang dipakai oleh penulis untuk mencari bahan-bahan yang langsung bertalian dengan pokok persoalan yang digarap.
3.      Buku-buku pelengkap adalah buku-buku yang topiknya lain dari topik yang digarap penulis




E.   Aturan Penulisan Daftar Pustaka
1.      Nama penulis atau nama pengarang dibalik susunannya. (nama keluarga/nama marga menempati urutan depan).

Contoh :
           Pada buku                                                       Pada Daftar Pustaka
Tiko Bisono
Irwan Surya Najib
I Gusti Ngurah Oka


Bisono, Tiko
Najib, Irwan Surya
Oka, I Gusti Ngurah


 

                                                                                  



2.      Daftar Pustaka disusun secara alfabetis (nama pengarang disusun menurut abjat)

           Pada Buku                                                      Pada Daftar Pustaka
Trisno Abdullah
Karina Suwandi
Gina Baskoro
Syamsir Arifin
Hendra Kartika
Hanum Abdul

Abdul, Hanum
Abdullah, Trisno
Arifin, Syamsir
Baskoro, Gina
Kartika, Hendra
Suwandi, Karina
 








3.      Antara setiap unsur diakhiri dengan tanda titik.
4.      Buku-buku yang ditulis oleh pengarang yang sama penulisnya dengan mengulang nama tersebut dan variasi lain cukup dengan member garis sepanjang tab.
Contoh :
Ibrahim, Christine. 1980. “Etika Perawatan”. Bandung : Ganesha
           . 1991. “Manajemen Keperawatan”. Bandung : Ganesha
5.      Nomor urut tidak perlu ditulis atau dicantumkan dalam penyusunan daftar pustaka.
6.      Gelar akademikatau gelar kesarjanaan tidak perlu dicantumkan.
7.      Buku-buku yang diterbitkan oleh 3 orang pengarang atau lebih caranya adalah :
-         Yang terbaik hanya nama pengarang pertama, kemudian diikuti oleh kata dkk (dan kawan-kawan).
Jhoni Anwar
Ria Darwin
Wito Sebastian

Anwar, Jhoni, dkk

 





Buku yang ditulis oleh dua orang pengarang
Caranya adalah :
Sumantri, Ade dan Firman Arbi
Ade Sumantri
Firman Arbi
          




8.      Jarak ketikan
Daftar pustaka diketik dnegan jarak adalah 1 spasi
Sedangkan jarak masing-masing sumber bacaan adalah 2 spasi
9.      Baris pertama tanpa indensi. Baris berikutnya indensi sepanjang 5 ketukan huruf                   kekanan.
10.  Penulisan judul buku : untuk karya yang dipublikasikan judul buku dituliskan dengan huruf miring (italic), atau digaris bawahi kalau menggunakan mesin tik biasa. Karya yang tidak dipublikasikan, seperti makalah ilmiah diberi tanda petik.






F.    Bentuk dan Penulisan Daftar Pustaka
1.      Model I
      Bentuk atau model I termasuk model yang mutakhir dan model yang dianjurkan oleh P3B (pusat pembinaan dan pengembangan bahasa).
Urutan penyusunan model I
a)      Nama pengarang
b)      Tahun penerbitan
c)      Judul buku
d)     Kota penerbitan
e)      Nama penerbit

Contoh :
Baskoro, Rina. 1998. Mekanika Teknik. Bandung : Ganesha.
Kuntoro, Bambang. 1995. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta :             Gramedia.

Lubis, Roberto. 1991. Psikologi Industri. Jakarta : Gramedia.
 






2.      Model II
Daftar pustaka Model II susunannya sama dengan Model I  tetapi tahun penulisannya ditempatkan dibawah nama pengarang dengan jarak : 2 spasi dan dijorokkan 4 ketukan huruf dari kiri ke kanan.

Baskoro, Rina
            1998             Mekanika Teknik. Bandung : Ganesha.
Kuntoro, Bambang
            1995             Manajemen Sumber Daya Manusia.
                                 Jakarta : Gramedia.

Lubis, Roberto
            1991             Psikologi Industri. Jakarta : Gramedia.
 







3.      Rujukan dari buku
a.    Tulis nama pengarang ( Nama pengarang bagian belakang ditulis  terlebih dahulu, baru nama depan ). Setelah nama pengarang lalu diberi tanda titik.
b.     Tulislah tahuan terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik(.).
c.     Tulislah judul buku(dengan diberi garis bawah atau cetak miring).
d.    Setelah judul buku diberi tanda titik(.).
e.    Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua ( : ). Setelah nama penerbit diberi titik ( . ) .
f.     Apabila menggunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang ternit kemudian.
Contoh :
Baradja, M.F. 1990. Kapita Selekta Pengajaran Bahasa. Malang : IKIP Malang.
Damono, Sapardi Joko. 1979. Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang. Jakarta : Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

4.      Penulisan daftar pustaka yang berasal dari internet
Menurut Sophia(2002) komponen suatu bibliografi online adalah :
a.     Nama pengarang
b.     Tanggal revisi terakhir
c.     Judul makalah
d.    Media yang memuat
e.     URL yang terdiri dari protocol/situs/path/file
f.      Tanggal akses

Winarko memberikan rumusan pencantuman bibliografi online di daftar pustaka sebagai berikut :
1)      Artikel jurnal dan internet : Majalah atau jurnal online
     Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah(dengan singkatan resminya), nomor, volume, halaman dan alamat website. Nama majalah atau jurnal online hatus ditulis miring.
Contoh :
Kumaidi. 1998. ”Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya”. Jurnal Ilmu Pendidikan, jilid 5 No.4, (online), (http://www.malang.ac.id,diakses 20 Januari 2000).

2)      Artikel umum dari internet dengan nama
     Penulis, tahun, judul artikel (jenis media), alamat website (diakses tanggal …). Judul artikel harus ditulis miring.
Contoh :
Hermans,B. 2000. Desperately Seeking : Helping Hand and Human Touch, (online), (http:www.hermans.org/argent2/ch3_1_2.htm, diakses tanggal 25 Juli 2008).

5.      Buku terbitan departemen/instansi
Contoh :
Departemen Kesehatan RI. 1990. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta : Gunung Agung.

Universitas Indonesia. 1990. Pedoman Akademik Tahun 1990/1991. Jakarta : Koperasi UI.

6.      Artikel-artikel majalah dan surat Kabar
Unsur-unsur/urutan :
1.      Nama penulis
2.      Judul artikel
3.      Nama majalah/surat kabar.
4.      Nomor/edisi majalah/ tanggal dan tahun penulisan.

Contoh :
Umar, Lukman. 1998. “Demokrasi Kita”. Kompas 12 Mei 1998.

Sumantri, Rina. 1998. “Penanggulangan Demam Berdarah”. Dalam Kartini Edisi XV 2 April 1998.

5.      Karya yang tidak dipublikasikan
-         Skripsi
-         Tesis
-         Disertasi
-         Paper
-         Makalah
-         Diktat perkuliahan

Unsur-unsur/ urutan :
1.      Nama penulis
2.      Judul tulisan
3.      Untuk apa tulisan itu ditulis
4.      Lembaga/instansi yang menerima tulisan itu
5.      Tahun penulisan

Contoh :
Baskoro, Ratih. 1990. “Pengaruh Lingkungan terhadap Prilaku Anak”. Skripsi Sarjana pada FISIP UI, Jakarta.

Harmawati, 1998. “Citra Keperawatan Masa Kini”. Makalah pada Seminar sehari di Akademi Keperawatan Depkes Padang, 8 April 1998.





BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Yang dimaksud dengan Daftar Pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan.Daftar pustaka dapat pula dilihat dari segi lain, yaitu ia berfungsi sebagai pelengkap dan sebuah catatan kaki.
Poko yang paling penting yang harus dimasukkan dalam sebuah daftar pustaka adalah : (1) Nama pengarang yang dikutip secara lengkap, (2) Judul buku, (3). Data publikasi : penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor, jilid, dan table (jumlah halaman) buku tersebut. (4) untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.

B.     Saran
Sebagai penutup dari makalah ini, kami memberikan saran-saran yang kiranya dapat bermanfaat bagi pembaca yaitu :
1.      Agar kita lebih memahami konsep dari maksud daftar pustaka.
2.      Daftar pustaka mempermudah kita untuk mengetahui judul buku, pengarang, tahun pembuatan dan sebagainya yang menyangkut tentang daftar pustaka.
3.      Daftar pustaka ini juga sangat bermanfaat untuk semua orang. Khususnya bagi mahasiswa agar mahasiswa bisa memahami fungsi dan manfaat dari daftar pustaka itu sendiri sehingga hasil karya ilmiah atau makalah menjadi baik, benar dan dapat dimengerti semua pihak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar